Pemulihan setelah stroke tidak berhenti saat pasien pulang dari rumah sakit. Justru, latihan yang dilakukan secara rutin di rumah memiliki peran penting dalam membantu pasien kembali mandiri, meningkatkan kekuatan tubuh, serta mencegah komplikasi dan kekambuhan.
Pemulihan setelah stroke tidak berhenti saat pasien pulang dari rumah sakit. Latihan mandiri yang dilakukan secara rutin di rumah memiliki peran penting dalam membantu pasien mempertahankan fungsi tubuh, meningkatkan kemampuan bergerak, serta mencegah komplikasi dan kekambuhan.
Agar latihan aman dan sesuai kondisi pasien, panduan ini disusun berdasarkan Modified Rankin Scale (mRS), yaitu skala yang digunakan secara luas untuk menilai tingkat disabilitas dan kemandirian fungsional pasien stroke. Dengan pendekatan ini, latihan disesuaikan dengan kemampuan pasien sehingga lebih terarah, aman, dan mudah dipraktikkan di rumah oleh pasien dan keluarga.
Untuk pasien yang masih membutuhkan bantuan penuh dalam hampir seluruh aktivitas sehari-hari, memiliki keterbatasan gerak yang berat, dan sebagian besar waktu beristirahat di tempat tidur dengan pendampingan keluarga.
Untuk pasien yang sudah mampu duduk dengan bantuan atau pengawasan, namun belum dapat berdiri dan berjalan secara mandiri sehingga masih memerlukan bantuan dan pendampingan dalam aktivitas harian.
Untuk pasien yang sudah dapat bergerak dan berjalan dengan bantuan alat atau pendamping, tetapi masih membutuhkan dukungan keluarga dalam menjaga keseimbangan dan melakukan aktivitas sehari-hari.
Untuk pasien yang telah mandiri dalam sebagian besar aktivitas sehari-hari, namun masih memiliki keterbatasan tertentu seperti mudah lelah, keseimbangan belum stabil, atau kekuatan tubuh belum optimal.
Bersama SahabatStroke.id, pemulihan pasca stroke dapat dilakukan dengan lebih percaya diri melalui panduan latihan, edukasi mandiri, pengingat terapi, serta fitur pemantauan untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik.